www.kemenagpasaman.wordpress.com

Terbaru

Reward Pendidikan Dari Pasaman

Kepala Kankemenag kab.Pasaman Drs.Marjanis  bersama Kamad, guru serta pengawas berprestasi di halaman kantor usai memberikan arahan (16/7)

Kepala Kankemenag kab.Pasaman Drs.Marjanis bersama Kamad, guru serta pengawas berprestasi di halaman kantor usai memberikan arahan (16/7)

Pasaman (humas), Adanya penilaian yang dilakukan oleh tim Kanwil Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat terhadap Kepala Madrasah (Kamad), guru berprestasi dan pengawas berdidikasi pada tahun 2013 ini, Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman telah menetapkan sesuai hasil penilaian dari tim yang dibentuk siapa yang berprestasi dan berdidikasi yang nantinya sebagai wakil dari ranah Pasaman di tingkat provinsi.

Kepala Kankemenag kab.Pasaman Drs.H.Marjanis, M.Pd Selasa (16/7) mengatakan penilaian terhadap Kamad, Guru serta pengawas sebagai implikasi Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional juga bukti keseriusan perhatian pemerintah dalam memberdayakan guru terutama yang berpretasi.

“penilaian ini sebagai reward dari pemerintah khususnya Kementerian Agama kepada pendidik yang memiliki prestasi, sehingga juga kedepannya kualitas pendidikan madrasah di ranah Pasaman semakin bagus”, ujarnya.

Penilaian ini sebagai langkah untuk memicu dan memacu munculnya guru, Kamad dan pengawas madrasah yang berprestasi dan tentunya prospek cerah guna melahirkan peserta didik yang berprestasi pula yang sangat bernilai dan berharga bagi ranah Pasaman ini. Tim yang terdiri dari 5 orang telah melaksanakan tugasnya dan hasilnya dianggap memenuhi persyaratan sebagai yang berprestasi dan berdidikasi.

Hasil penilaian tim yang di sebagai Guru berprestasi tahun ini, M.Harun menyampaikan tingkat RA terpilih Salmiati, S.Pd yang bertugas di RA Al Ikhlas DWP Kankemenag kab.Pasaman, Hermidawati, S.PdI yang mengajar di MIN Bonjol terpilih di tingkat MI. Di tingkat MTs dinobatkan Amri.R, S.Ag yang kesehariannya bertugas di MTsN Lubuk Sikaping dan pada tingkat MA dianggap layak Afrizal.R, S.Pd, M.Pd yang bertugas di MAN Lubuk Sikaping. Selanjutnya Kamad berprestasi di tingkat RA Indiarti, S.PdI (RA Ath Thaharah Kodim 0305 Pasaman Lubuk Sikaping), tingkat MI Muhammad Yanto, S.Pd (MIN Muara Bangun), tingkat MTs Drs.Ade Pabrian, M.MPd (MTsN Lubuk Sikaping) dan tingkat MA dipilih H.Mukhlis Agoes, SH, M.Si (MAN Rao Selatan). Sedangkan untuk pengawas berdidikasi, tim telah menjatuhkan pilihan kepada H.Zulkarnaini, M.Pd.

Tim yang melaksanakan penilaian terhadap guru, Kamad berprestasi dan pengawas berdidikasi di lingkungan Kankemenag ranah Pasaman di Ketuai Drs.H.Marjanis, M.Pd yang beranggotakan Sekretaris Pokjawas Drs. Pahlawan, MA, Kasi Penmad Hendrial Sakti, S.Ag, M.MPd, Pengawas Arnita.J, BA dan staf seksi Penmad M.Harun. (@bie-ys)

Iklan

KUA TELADAN LUBUK SIKAPING

Lubuk Sikaping – Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan dengan jalan yang berliku-liku dan mendaki  dari kota Padang ke Lubuk Sikaping, akhirnya sampai juga sebanyak 5 orang Tim penilai dari Kanwil Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat di Kantor Urusan Agama Lubuk Sikaping kabupaten Pasaman yang akan dinilai pada lomba penilaian KUA teladan tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2012 pada Senin (7/5) kemarin.

Kedatangan Tim penilai yang diketuai Abrar Munandar disambut dengan suka cita oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman Drs.Marjanis, M.Pd bersama jajarannya. Selanjutnya dilangsungkan acara pembukaan yang dihadiri kepala KUA kecamatan, kepala madrasah, kasi, camat, unsur muspika, wali nagari, tokoh masyarakat,ormas Islam dan penyuluh agama kec.Lubuk Sikaping.

Pada acara tersebut Drs.Marjanis menyampaikan harapannya agar tim penilai dapat memberikan penilaian sesuai hati nurani melihat kondisi yang ada. Beliau sangat bangga akan persiapan yang telah dilakukan para pegawai KUA dengan waktu yang singkat dapat mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk penilaian tersebut termasuk dapat berlangsungnya acara pembukaan yang berjalan dengan baik dan lancar, meskipun pada waktu penilaian tersebut kepala KUA Ibnu Amin, S.Ag tidak berada di tempat disebabkan sedang mengikuti Diklat Pim IV di kota Padang.

Kepala Kankemenag juga tidak melupakan atas kerjasama Camat dan unsur muspika berikut para tokoh masyarakat yang telah hadir pada acara penilaian tersebut dan juga terlibat dalam penilaian dalam hal hubungan lintas sektoral Muspika.

Ditambahkan oleh Kasi Urais Sulpan Amri, S.Ag, kepada PAB mengatakan KUA Kec. Lubuk Sikaping merupakan KUA percontohan bagi KUA kecamatan yang ada di Pasaman ini, selain memiliki fasilitas yang cukup memadai, administrasi yang rapi, lokasi yang mudah ditempuh juga memiliki tenaga staf yang berpengalaman terakhir meraih prestasi peringkat harapan satu KUA teladan tahun 2006.

Pada acara penilaian tersebut, Ketua Tim Abarar Munandar menyampaikan seleksi serta penilaian yang dilakukan dibagi dalam dua tahap, tahap pertama dilaksanakan peninjauan lapangan dengan meninjau langsung kerapian dan kedinamisan administrasi, hubungan dengan lintas sekstoral, pelayanan terhadap masyarakat dan lainnya. Setelah itu baru dilakukan penilaian SDM Kepala KUA itu sendiri di Padang.

Hakikatnya penilaian yang dilakukan tersebut merupakan pembinaan, sehingga ke depan akan ada perubahan-perubahan terhadap KUA itu sendiri, ujarnya.

Tim penilai yang datang ke ranah Pasaman orang-orang yang tidak asing lagi diantaranya M.Rifki, M,Ag, Yusran Lubis, M.Pd yang merupakan putra Pasaman dan yang lainnya Nurwis, S, Sos dan H.Rinalfi,MM.(yusuf sabri)

animasi

zwani.com myspace graphic comments
Twitter Backgrounds

PENILAIAN MASJID PARIPURNA BERWAWASAN LINGKUNGAN SE SUMBAR MASJID RAYA PAUH DURTI WAKILI PASAMAN

Lubuk Sikaping – Masjid Raya Pauh Durian Tinggi yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Lubuk Sikaping mewakili kabupaten Pasaman mengikuti penilaian lomba masjid paripurna berwawasan lingkungan tingkat se provinsi Sumatera Barat tahun 2012.

Berdasarkan surat yang disampaikan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Barat tentang adanya lomba penilaian masjid paripurna berwawasan lingkungan, setelah melakukan seleksi dari 434 masjid yang tersebar di 12 kecamatan yang ada di ranah Pasaman, maka oleh pengurus DMI kab.Pasaman bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman menetapkan masjid yang terletak diantara dua nagari pauh dan durian tinggi kec.Lubuk Sikaping maju untuk mengikuti penilaian tersebut. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kemenag kab.Pasaman diwakili kasi Penamas H.A.Effendi Sanusi, S.PdI.

Penilaian tersebut dilaksanakan pada tanggal 14 April kemarin, dimana langsung tim penilai dari pengurus DMI provinsi sebanyak 7 orang yang diketuai Drs.H.Yulius Said berkunjung melihat kondisi masjid untuk dinilai.

Menurut Kasi Penamas didampingi Kasi Urais Sulpan Amri, S.Ag dan Ketua DMI Pasaman Drs.H.Asrul Yamin, pelaksanaan penilaian tersebut direspon positif, dan menetapkan masjid raya pau durian tinggi sebagai wakil dikarenakan dari sisi manajemen, pembangunan, fasilitas cukup memadai. Selain itu hal ini dapat menjadi suatu pola pembinaan terhadap masjid-masjid khususnya di Pasaman ini.

Mengenai penilaian, Bang haji mengatakan diserahkan sepenuhnya kepada tim yang dianggap akan menilai secara objektif tanpa interpensi. Diharapkan penilaian yang diberikan sesuai dengan apa yang ada dan juga mengharapkan masukan terhadap kekurangan yang dimiliki.

Sementara itu, Ketua tim penilai H.Yulius Said mengatakan bahwa tujuan dari penilaian adalah untuk pembinaan, adapun yang menjadi kategori penilaian diantaranya bidang idharah, imarah dan riayah atau bidang manajemen, pelaksaan ibadahnya dan pemeliharaan masjid tersebut.

Yang terpenting menurut H.Yulius adalah Masjid harus dimanfaatin secara baik, tidak hanya sebagai tempat beribadah shalat, namun juga menjadi sentral berbagai kegiatan masyarakat seperti musyawarah, pemeriksaan kesehatan jamaah sekitar dan lainnya. Hal ini dapat mencipatakan kemanfaatan bagi jamaah sekitar masjid.

Pada acara penilaian tersebut Ketua Pengurus Masjid Raya pauh durian tinggi Hendry Variesie menyampaikan ekspos bahwa masjid tersebut didirikan pada tahun 1901 dan telah mengalami 3 kali renovasi, dan dimana awal didirikan bernama Surau gadang, pada tahun 1957 barulah berubah nama dan direnovasi menjadi Masjid Raya Pauh Durian Tinggi sampai sekarang ini.

Kegiatan-kegiatan cukup aktif dilaksanakan seperti shalat berjamaah 5 waktu,wirid pengajian, musyawarah, manasik haji sampai pelaksaan nikah. Dan ditopangi dengan adanya proses belajar mengajar santri MDA dan pustaka.

Hadir pada acara penilaian tersebut Bupati Pasaman diwakili asisten III, Camat Lubuk Sikaping,pengurus DMI Pasaman, dan sejumlah tokoh masyarakat serta pemuka agama.selain melaksanakan penilaian, tim juga menyerahkan kenangan berupa buku mengenai materi khutbah jumat dan pola pembinaan manajemen masjid yang diharapkan dapat berguna bagi pengurus.(yusuf sabri)

KEMENAG PASAMAN GELAR RAKER MENUJU KINERJA BERKUALITAS

Lubuk Sikaping- Untuk mencapai suatu tujuan yakni peningkatan kinerja yang berkualitas, terprogram, terukur, sistematis dan akuntabel disuatu instansi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman mengambil langkah jitu yakni dilaksanakannya Rapat Kerja, hal ini diungkapkan Kepala Kantor Kemenag kab.Pasaman Drs.Marjanis, M.Pd.

Kepada PAB beliau menyampaikan pentingnya dilaksanakannya rapat kerja sebagai upaya peningkatan kualitas pelaksanaan anggaran pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, yang terdiri dari perencanaan, penganggaran, pencairan dan pelaporan dibutuhkan sebuah sistematika kerja yang baik dan terukur. Sampai saat ini dalam proses pelaksanaan anggaran tersebut permasalahan yang sering terjadi adalah berbagai kegiatan yang telah direncanakan dalam dokumen anggaran seringkali tidak terlaksana sesuai dengan waktunya. Selain itu penyusunan rencana kerja yang tergesa-gesa seringkali menyebabkan rencana kerja tersebut tidak sistematis, asal-asalan dan tidak bisa mencapai tujuan sesuai dengan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan juga Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka diadakanlah rapat kerja dengan melibatkan 40 orang peserta meliputi Subbag Tata Usaha, Seksi, Perencana, Pengawas Pendidikan, Kantor  Urusan Agama dan juga Madrasah yang diharapkan dapat menyusun Rencana Kerja Tahun (RKT) 2012 yang terkoordinir dan terintegrasi dengan baik. Selain itu juga bisa menghasilkan Rencana Kegiatan Anggaran Tahun 2013  yang terencana dan selanjutnya bisa dilengkapi dengan TOR dan RAB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jelas beliau

Apabila ini terlaksana dengan baik, bisa saja kita mencapai administrasi keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tambahya lagi.

Agenda-agenda yang dibicarakan dalam raker tersebut antara lain membahas tentang pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah terprogram dalam DIPA tahun 2012, misalnya sinkronisasi Kankemenag dengan madrasah serta KUA, dan juga membahas kegiatan yang belum terlaksana di tahun 2011, ulasnya.

Menurut Marjanis kegiatan kegiatan yang belum terlaksana ataupun tidak tercover di tahun 2011 lalu akan segera diselesaikan dengan direkomendasikannya kegiatan tersebut ke Kanwil Kemenag prov.Sumbar sesuai urutan prioritas.

Diinformasikannya, rapat kerja tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat Drs.H.Ismail Usman dihadiri Bupati Pasaman H.Benny Utama, SH, MM serta dilengkapi oleh empat orang sebagai pemateri yang didatangkan dari Kanwil Kemenag prov.Sumbar dan BPKP.

Sambutan yang disampaikan Kepala Kanwil kemenag Prov.Sumbar lebih menekankan kepada peningkatan kinerja setiap seksi serta terlaksananya program-program kerja kementerian agama seperti halnya terwujudnya program Gemmar Mengaji dan ke Masjid.

Selaku Ketua Pelaksana Raker Kepala Subbag tata usaha Khaiful menambahkan rapat kerja tersebut merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat membawa angin segar yakni perubahan yang positif baik kinerja maupun sistem administrasi pada seksi-seksi yang ada, juga kinerja di Madrasah serta di KUA kecamatan, dan tahun ini raker dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 5 sampai 7 April dengan mengambil lokasi diluar Pasaman yakni di Ngalo de Villa Payakumbuh (yusuf sabri)